Ilustrasi: iPhone (Foto: Igor Omilaev / Unsplash)
Apple dikabarkan memangkas pesanan komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Laporan Nikkei Asia yang dikutip CNN Indonesia menyebut langkah ini diambil karena permintaan kedua ponsel premium itu tidak sekuat perkiraan awal.
Menurut dua sumber dari rantai pasok, pesanan komponen untuk Oktober dikurangi sedikitnya 15 persen dari rencana. Seorang eksekutif pemasok bahkan menyebut penurunannya bisa mencapai 20 persen. Belum jelas apakah penyesuaian serupa akan berlanjut pada November, dan Apple tidak menanggapi permintaan konfirmasi.
Lesunya permintaan diduga terkait kenaikan harga. Lonjakan harga chip memori memaksa Apple mematok iPhone 18 Pro mulai US$1.199 dan Pro Max mulai US$1.299, masing-masing naik US$100 dibanding generasi sebelumnya. Di Indonesia, pemesanan awal iPhone 18 Pro dibuka sejak 7 Oktober dengan harga mulai Rp27,49 juta untuk kapasitas 256 GB, sementara penjualan di toko dimulai 16 Oktober.
Bank investasi UBS juga mencatat waktu tunggu pengiriman iPhone 18 Pro di lebih dari 30 negara terus memendek, sinyal bahwa antrean pembeli tidak sepanjang biasanya.
Faktor lain adalah strategi peluncuran yang berbeda. Tahun ini Apple hanya merilis tiga model premium, sedangkan iPhone 18 versi standar dan iPhone Air baru dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027. Secara global, IDC memperkirakan pengiriman ponsel pintar sepanjang 2026 turun 16,7 persen.
Sumber: CNN Indonesia
tes komen
BalasHapusjika ada bug kami perbaiki
Hapus