Ilustrasi: jalur perakitan mobil (Foto: Hyundai Motor Group / Unsplash)
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menepis anggapan bahwa industri otomotif nasional sedang lesu sepanjang 2026. Menurut pemerintah, data produksi dan penjualan kendaraan justru menunjukkan tren pertumbuhan.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, memaparkan produksi kendaraan roda empat telah mencapai 859 ribu unit atau tumbuh 13,4 persen. Penjualan mobil di pasar domestik bahkan melonjak lebih tinggi, yakni 20,1 persen.
Sektor roda dua juga mencatat kenaikan, meski tidak setinggi mobil. Produksi sepeda motor tercatat 4,79 juta unit atau naik 3,4 persen, sedangkan penjualan di dalam negeri tumbuh 2,2 persen. Setia menambahkan, Indonesia saat ini merupakan produsen sepeda motor terbesar ketiga di dunia.
Pemerintah menilai pertumbuhan penjualan kendaraan baru ini membawa efek berantai bagi industri pendukung. Bengkel modifikasi, produsen aksesori, hingga pelaku usaha aftermarket diperkirakan mendapat peluang pasar yang lebih luas karena semakin banyak kendaraan baru di jalan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (9/10). Pameran yang berlangsung hingga 11 Oktober ini mengusung tema Next Gen Culture dan kini berskala jauh lebih besar dibanding edisi perdananya pada 2018. Penyelenggara juga sedang memperluas langkah ke luar negeri, termasuk lewat ajang di Jepang dan rangkaian IMX USA Series pada November mendatang.
Sumber: CNN Indonesia
Komentar
Posting Komentar