Ilustrasi: pulau terpencil di tengah samudra (Foto: Bernd Dittrich / Unsplash)
Di saat banyak destinasi populer kewalahan menampung wisatawan, ada sejumlah negara yang justru nyaris tak pernah dikunjungi turis. Mengutip data agen perjalanan Young Pioneer Tours, berikut beberapa negara yang paling jarang didatangi pelancong.
Posisi teratas ditempati Nauru, negara mungil di Samudra Pasifik yang pada 2019 hanya menerima sekitar 200 kunjungan wisatawan. Aksesnya yang sulit dan ketergantungan pada penerbangan regional menjadi penyebab utama. Padahal, Nauru punya Teluk Anibare yang indah dan sejumlah peninggalan Perang Dunia II.
Kawasan Pasifik juga menyumbang beberapa nama lain, seperti Tuvalu yang dikunjungi sekitar 2.000 orang per tahun, Kiribati yang terancam kenaikan permukaan laut, Kepulauan Marshall dengan sejarah Bikini Atoll, serta Niue yang menerima sekitar 8.000 wisatawan setiap tahun dengan akses penerbangan dari Auckland.
Dari Afrika, daftar ini mencakup Somalia, Sudan Selatan, Guinea Ekuatorial, dan Sao Tome dan Principe. Faktor keamanan menjadi alasan utama rendahnya kunjungan ke Somalia dan Sudan Selatan. Adapun Guinea Ekuatorial yang dikunjungi sekitar 5.700 orang menawarkan arsitektur kolonial di Malabo serta habitat gorila dan simpanse.
Libya melengkapi daftar ini. Negara di Afrika Utara tersebut menyimpan peninggalan Yunani dan Romawi kuno serta bentang Gurun Sahara, namun situasi keamanan dan politik membuat wisatawan masih enggan berkunjung. Bagi pelancong yang mendambakan pengalaman berbeda, negara-negara ini bisa menjadi tujuan menarik dengan persiapan matang.
Sumber: CNN Indonesia
Komentar
Posting Komentar